yayasan-gskb-malang-rafting-kota-batuYayasan GSKB (Gerakan Sadar Kebaikan Buku) — Kota Batu adalah kawasan wisata yang banyak diincar wisatawan lokal maupun mancanegara. Dinginnya hawa di kota buah apel ini justru menjadi daya tarik bagi pendatang. Tempat rekreasi seperti  alun-alun dan agrowisata tak pernah sepi pengunjung.

Wisata air panas, air terjun, dan sejenisnya juga banyak digemari berbagai kalangan. Salah satu wisata air yang terkenal di Kota Batu yaitu, rafting (arung jeram) di Kaliwatu. Akhir-akhir ini cuaca tak menentu kadang hujan kadang pula panas.

Minggu, (21/2) tim Penjaga Mimpi Gerakan Sadar Kebaikan Buku (GSKB) sepakat rekreasi bersama. Meski cuaca mendung, namun tidak menyurutkan niat tim GSKB menuju lokasi. Pukul 11 lewat kami sampai di basecamp Kaliwatu yang terletak di jalan Raya Pandanrejo No. 19 Bumiaji, Batu. Selain menjadi tempat outbond, Kaliwatu juga memiliki macam wahana permainan olahraga seperti fliying fox dan rafting.

Kegiatan rekreasi ini merupakan selingan setelah melakukan berbagai program kerja. Selain itu pembina Yayasan GSKB, Suwanto mengatakan kegiatan rafting bertujuan memperkuat hubungan antar anggota.

“Solidaritas penting bagi sebuah organisasi, sehingga kegiatan-kegiatan seperti rekreasi bersama atau sekadar berkumpul untuk berbagi cerita merupakan bagian dari usaha menjaga kekompakan dan menjalin komunikasi yang baik,” ujarnya.

Setengah jam perjalanan, akhirnya tim GSKB sampai di Kaliwatu. Sebelum rafting, pemandu memberikan arahan pada tiap peserta untuk memakai pelampung dan merekatkannya agar tidak terlepas. Peserta yang mengikuti rafting tidak hanya dari tim GSKB melainkan juga pengunjung lain yang berasal dari berbagai profesi, usia, dan daerah.

Peserta dikumpulkan lalu diminta membuat barisan beranggotakan tiga hingga lima orang. Barisan-barisan tersebut menjadi regu, tiap regu memiliki seorang pemandu yang ikut dalam satu perahu peserta. Sorak-sorai peserta menambah semangat mengarungi sungai.

Saya dan rekan-rekan GSKB juga tidak sabar memulai permainan olahraga air ini. Selang beberapa saat akhirnya rafting dimulai. Kejailan yang membuat tawa tiap regu menambah asyiknya kegiatan ini. Di tengah perjalanan, tidak hanya peserta tetapi juga pemandu regu usil membalikkan perahu peserta, sehingga teriakan histeris tidak terelakkan.

Saya pun demikian, beberapa kali pemandu usil membalikkan perahu kami. Namun itulah yang membuat semuanya berkesan dan menjadi pengalaman tak terlupakan. Setelah melakukan rekreasi tersebut saya merasa ada ikatan yang semakin kuat di antara kami. Saya rasa teman yang lain juga merasakan hal yang sama. Merasa senang dalam kebersamaan meski berlangsung beberapa jam saja.

Ikatan yang semakin kuat ini, semoga mendarah daging dalam diri tiap tim penjaga mimpi GSKB. Sebab perjalanan untuk mewujudkan mimpi besar kami masih panjang. Semoga kami dimudahkan untuk konsisten berada di jalan ini. Berbagi kebahagiaan hingga ilmu pada adik-adik panti asuhan.

Penulis Anis Purwa Ningrum

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here