yayasan-gskb
Kanan Pembina GSKB, Suwanto, menerima potongan tumpeng pertama dari pendiri GSKB, Ahmad Fajarism

Yayasan GSKB (Gerakan Sadar Kebaikan Buku) — Perayaan kali ini begitu spesial. Walau sederhana, namun luar biasa. Sebab komunitas kami, sudah bertransformasi menjadi yayasan, sejak 10 Oktober 2015.

Tercatat 7 Januari 2013 silam, berdiri komunitas peduli anak-anak panti asuhan yang bernama Gerakan Sadar Kebaikan Buku (GSKB). Segala kegiatannya dipusatkan untuk menjalin silaturrahim dengan adik-adik panti dikawasan Malang Raya.

Kini pada 2016 usianya ganjil 3 tahun, GSKB telah menjadi yayasan. Perubahan yang positif, yang membuat kami semakin mampu bergerak lebih cepat dan berdampak lebih besar bagi adik-adik panti.

Malam Jumat lalu (7/1), kami GSKB merayakan syukuran sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-3. Syukuran nampak sederhana tapi semua anggota menikmati acara kecil-kecilan yang diselenggarakan di basecamp Tirto Utomo, Landungsari, Malang. Ada gorengan, air putih dalam gelas, serta nasi tumpeng.

“Saya senang teman-teman GSKB solid, terbuka, dan saling menjaga kepercayaan sehingga meskipun tidak pas acara ultah seperti kumpul-kumpul biasa selalu ada canda dan tawa,” ungkap Ikko Maulana, mahasiswa Fakultas Teknik UMM yang memutuskan pilihannya bergabung dengan GSKB tahun 2015.

Suasana hangat dan penuh canda tawa itulah yang membuat tamu undangan, anggota lama dan baru semakin akrab. Hubungan emosional satu sama lain pun semakin kuat.

Perayaan tidak dilihat dari seberapa mewah sajian yang disediakan. Namun, dinilai dari maksud kenapa perayaan itu harus ada dan manfaat yang akan didapatkan.

Kemarin tiga pendiri GSKB juga hadir yaitu, Kukuh Martha Afni, Ahmad Fajarisma, dan Rika Farhani. Kehadiran mereka bertiga memberikan afirmasi bagi kami untuk tetap berada di jalan ini. Jalan untuk kami belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi yang lain.

Sesi yang kami tunggu-tunggu pun datang, yaitu pemotongan tumpeng dan pemberian potongan pertama yang dilakukan oleh para pendiri. Selanjutnya kami pun makan bersama-sama, sambil bincang-bincang santai.

Satu per satu harapan terlontar dari pembina, pendiri GSKB, serta ketua yayasan. Salah satunya dari Muhammad Doni selaku ketua yayasan, “Semoga GSKB amanah dan semakin berkembang lebih baik. Saya berharap dengan hadirnya GSKB dapat memberikan manfaat bagi umat.”

Solidaritas itu penting, itulah yang saya rasakan ketika bergabung dalam syukuran Yayasan GSKB. Solidaritas yang membuat yayasan ini terus berjalan dan perlahan mulai dikenal orang banyak.

Semoga dengan bertambahnya usiamu, daya jangkau dan dampak yang dihasilkan lebih besar lagi. Senang bisa menjadi bagian darimu, GSKB

Penulis Anis Purwa Ningrum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here